Terjadi Lagi Tabrakan di Jalan Ruteng-Labuan Bajo


Ruteng,FajarNucalale – Telah Terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan Ruteng menuju Labuan Bajo,tepatnya di Lagur, Desa Bulan, Kecamatan Ruteng Rabu (16/5/2018).

Kondisi Sepeda Motor Korban (Foto : Facebook Dami Jai)

Dua pengendara sepeda sepeda motor saling bertabrakan dari arah yang berlawanan.

Bisa dipastikan kondisi korban kecelakaan terluka parah, terlihat dari kondisi sepeda motor yang menjadi tumpangan korban.

(Foto : Facebook Dami Jai)

Sampai dengan berita ini diturunkan, belum diketahui kondisi korban kecelakaan tersebut.(Don/FN)

Advertisements

Imbas Teror Bom, Forkompimda Kab. Manggarai Gelar Rapat Pengamanan


Ruteng,FajarNucalale – Insiden teror bom yang melanda kota Surabaya, Jawa Timur Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018) menimbulkan suasana yang tidak kondusif di Indonesia. Korban teror bom bukan hanya masyarakat sipil, bahkan aparat penegak hukum pun menjadi korban dari perbuatan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

Melihat situasi yang akhir-akhir ini dirasa mengganggu stabilitas nasional dan mencoreng martabat toleransi antar umat beragama, seluruh elemen masyarakat pun menyatakan sikap dengan caranya masing-masing.

Menanggapi isu teror yang mengganggu keamanan, kenyamanan, dan toleransi antar umat beragama, segenap Forkompimda Kabupaten Manggarai menggelar rapat yang bertempat di Aula Nucalale Kantor Bupati Manggarai Senin (14/5/2018) pukul 11.15 Wita.

(Foto : Fajar Nucalale)

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh DR.Deno Kamelus,SH,MH dan Drs.Viktor Madur selaku Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai.

Dalam kesempatan itu Bupati Deno menyampaikan bahwa tujuan diadakannya rapat hari ini untuk merespon hal-hal yang menuntut perhatian bersama terkait kerusuhan di Mako Brimob dan teror bom di Surabaya.

“Saya berpikir apa yang terjadi di negeri ini toh menuntut perhatian dan upaya secara bersama-sama. Sebagaimana kita ketahui peristiwa ledakan bom yang terjadi di Surabaya, tentu saja memberikan dampak psikologi untuk kita semua”ujar Bupati Deno.

(Foto : Fajar Nucalale)

Lebih lanjut Bupati Manggarai menjelaskan bahwa Kapolres sudah melaksanakan tugas dan antisipasi terhadap kondisi ini, dan harus segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk dilakukan hari ini dan seterusnya.

“Kita perlu berkoordinasi untuk mengantisipasi, mencegah dan menanggulangi hal-hal yang belum terjadi dan kami sudah menyiapkan sebuah konsep pernyataan sikap kita bersama, dan akan diumumkan di RSPD dan di Rumah Ibadah”lanjut Bupati Deno.

“Ini sikap Pemerintah dan sikap kita semua bahwa Terorisme ini adalah sebuah ancaman dan kejahatan serta tidak ada hubungan dengan Agama apapun, dan sudah ada penjelasan Presiden dan Kapolri”tambah Mantan Wakil Bupati Manggarai 2 periode tersebut.

Senada dengan yang disampaikan oleh Bupati Manggarai, Wakapolres Manggarai Kompol Tri Joko Biyantoro, S.Sos pun menyampaikan hal-hal terkait imbas dari kerusuhan di Mako Brimob dan ledakan bom di Surabaya.

“Kami sebagai aparat keamanan akan menenangkan masyarakat agar tidak ikut memposting terkait Insiden Terorisme, Indikator teroris, kalau kita membagikan berita tersebut itu menciptakan keberhasilan untuk mereka”papar Wakapolres.

“Aparat akan tetap menciptakan keamanan dan rasa nyaman bagi masyarakat, Kepolisian akan memperketat pelayanaan di Polres Manggarai”tambah Wakapolres.

Hadir pula dalam rapat tersebut Sekda Kabupaten Manggarai Manseltus Mitak SH, Ketua PA Ruteng Sutaji SH MH, Kejari Ruteng Drs Sukoco SH, Wakil Ketua PN Ruteng Herfet Harefa SH, Wakil Ketua DPRD Kab Manggarai Paul Peos Sp, Ketua MUI Ruteng H amir F kelilauw, Pendeta GMIT Ruteng Tabun Seran S.Th, Ketua Parisada Hindu Dharma Manggarai Gede Cahya, Vikjen Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar Pr, Kepala Kantor Kementrian Agama Ruteng Reginaldus Serang, Pasi Ter Kodim 1612 Manggarai Kapten inf Musoli, Danunit Kodim 1612 Manggarai Lettu inf Falentinus Lanar, Para Camat Se-Kabupaten Manggarai.(VN/FN)

GMNI Cabang Sikka Desak DPR Segera Revisi UU Tentang Terorisme


Maumere,FajarNucalale – Terkait masalah aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka mendesak DPR RI untuk segera merevisi Undang-Undang tentang terorisme.

Anggota GMNI Sikka Siprianus Soka menegaskan bahwa DPR secapatnya harus melakukan revisi UU terorisme.

Siprianus Soka (Foto: Istimewa)

“Mengingat bahwa negara Indonesia adalah negara demokrasi yang taat dan tunduk terhadap aturan hukum. Maka wajib hukumnya, kita sebagai warga negara taat hukum”Papar Soka

Sipri Soka juga menyampaikan bahwa, ketika revisi UU terorisme tidak segara disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Pemerintah maka, Presiden sebagai kepala negara dan Pemerintahan berhak untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang.

“Masalah teroris merupakan masalah serius, Sehingga pemerintah dan seluruh jajaran kepemerintahan harus menanggapi masalah ini secara serius pula”lanjut Soka.

Orasi GMNI Cabang Sikka (Foto : Istimewa)

“Ketika DPR dan Pemerintah tidak menjawab segala tuntutan dari GMNI Sikka, maka kepada kaum muda dan masyarakat secara umum akan melakukan konsolidasi dan membangun persatuan nasional untuk melawan segala bentuk aksi terorisme”tambahnya.

Lebih lanjut Soka menyampaikan juga, Aparat keamanan dalam hal ini Polri, TNI dan Intelijen agar segera mengatasi aksi terorisme yang terjadi belakangan ini.

“Secara pribadi dan juga mewakili seluruh Anggota GMNI Cabang Sikka menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya beberapa jemaat yang menjadi korban aksi teroris di Surabaya”Ujarnya.(Edi/FN)

Teror Bom Menghantui Kota Surabaya, Polrestabes Jadi Sasaran


FajarNucalale – Teror bom masih menghantui Kota Surabaya. Kali ini ledakan terjadi di Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5/2018) pagi tadi.

Posisi ledakan di depan gerbang Polrestabes. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pengamanan.

Tonton Video : Detik – Detik Teror Bom di Polrestabes Surabaya

Sejak kemarin, teror bom menghantui kota Surabaya Minggu, 13 Mei 2018, tiga bom meledak di tiga lokasi berbeda. Malam harinya, satu bom meledak di sebuah rusunawa di Sidoarjo, Jawa Timur. (FN)